6/16/2010

“JANGAN PERNAH BERHENTI UNTUK BERBUAT BAIK”

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa di kantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya. Saat itu perutnya sangat lapar pun kehausan.

Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya, tetapi dia kehilangan keberanian saat seorang gadis membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.

Gadis tersebut melihat dan berpikir, anak lelaki tersebut pastilah lapar. Karena ia membawakan segelas besar susu dan kemudian diberikannya kepada anak lelaki itu, dan anak lelaki itu meminumnya dengan lambat.

“Berapa saya harus bayar untuk segelas besar susu ini?” Tanya anak lelaki itu.

Wanita itu menjawab, “Kamu tidak perlu membayar apapun. Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan”.

Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata, “Dari dalam hatiku yang paling dalam, aku berterima kasih kepada anda.”

Sekian belas tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis . Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menanganinya.

Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut. Dia adalah Dr. Howard Kelly, dan di panggil untuk melakukan pemeriksaan.

Pada saat itu mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbesit seberkas pancaran aneh pada mata Dokter Kelly. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.

Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu dengan sekali pandang. Bergegas ia ke ruang konsutasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.

Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan. Wanita itu sembuh! Dr. Kelly memnta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr.Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.

Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus di cicil seumur hidupnya.

Akhirnya ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebuut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi :

“Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu…”

Tertanda,
DR Howard Kelly.

Air mata kebahagian membanjiri matanya. Ia berdoa : “Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia.”

***


Di Tulis ulang oleh : LARIS NAIBAHO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar